Bahan Makanan yang Tidak Boleh Diberikan
- Hindari makanan yang banyak mengandung kolesterol harus dibatasi hingga 2-3 butir/minggu, seperti :
·
Sumber lemak
: semua makanan yang digoreng, semua makanan dang daging yang mengandung lemak
tinggi secara berlebihan karena keduanya mengandung banyak minyak jenuh,
seperti :
1. Minyak kelapa,
2. Minyak jelantah,
3. Margarin dan
4. Santan yang kental
5. Mayonais,
6. Daging
kambing,
7. dan Babi.
- Bahan makanan yang menimbulkan gas :
ü ubi,
ü kacang merah,
ü kol,
ü sawi,
ü lobak,
ü durian,
ü nangka,
ü ketimun.
- Bumbu-bumbu yang merangsang :
Ø cabe,
Ø bawang,
Ø merica,
Ø asam,
Ø cuka,
Ø jahe.
- Minuman yang mengandung soda dan alkohol.
- Kurangi konsumsi udang, kerang, dan kepiting yang masih dianggap sebagai makanan yang banyak mengandung kolesterol. Memakan udang rebus yang kulitnya masih melekat lebih dianjurkan karena chitosan dalam kulit udang dianggap sebagai bahan anti-kolesterol.
Bahan Makanan yang Baik Diberikan
·
daging ayam
kampung atau
·
daging ikan
yang berwarna putih atau bahan pangan nabati seperti tahu, tempe atau jenis
ecang-kacangan lainnya sebagai sumber protein.
v susu kedelai,
v yogurt,
v susu non fat,
v atau susu skim, khususnya yang
mengandung serat.
Ketiga jenis susu ini dapat dianjurkan
sebagai pengganti susu sapi atau whole milk biasa. Sedangkan pengganti produk
susu seperti keju adalah cottage cheese yang terbuat dari susu skim.
ü minyak jagung dan kedelai
(polyunsaturated oils)
ü atau minyak zaitun dan kacang(
monounsaturated oils)
tetapi, akan berubah menjadi
minyak jenuh jika dimasak dengan suhu tinggi dan berkali-kali. Mentega (butter)
tidak dianjurkan pada penyandang dislipidemia karena terbuat dari lemak hewan,
sedangkan margarin diperbolehkan jika berasal dari minyak tak jenuh (bentuk
margarin ini lebih cair dari margarin biasa yang terbuat dari minyak sawit )
dan hanya digunakan dalam jumlah sedikit.
§ gula,
§ madu,
§ makanan manis lainnya (kecap, abon, dendeng,
tarcis, cokelat)
karena dapat meningkatkan sintesis
trigliserida dalam tubuh. Tingkatkan konsumsi karbohidrat kompleks sebagai
sumber energi seperti
§ sereal untuk (beras tumbuk, jagung,
havermut, roti, bekatul, dll) dan
§ umbi-umbian (pisang rebus, talas,
kentang hitam) yang mengandung serat.
Sereal utuh dan umbi-umbian dapat dikonsumsi
untuk menggantikan sebagian bahan makanan sumber karbohidrat yang kurang
mengandung serat tetapi bisa dikonsumsi sebagai makanan pokok seperti nasi
beras giling, mie, bihun, roti putih.
ü labu siam,
ü terong,
ü oyong/gambas,
ü lobak,
ü melon
ü semangka,
ü belimbing
ü dan jambu.
Gunakan makanan tinggi serat solubel seperti
·
Menumis,
·
Merebus,
·
Menanak,
·
Memepes, dan
Memanggang.
-Pagi: nasi putih
telur
mata sapi
tahu
goreng
tumis
kangkung
10.00: biskuit
-Siang: nasi
kambing guling
lalap timun
pepaya
16.00: pisang
goreng
-Malam: nasi
ikan goreng
sup kacang merah dan daging saping
lalap timun